Beranda / Ketahanan Pangan / Urban Farming Vertikal di Atas Lahan Terbatas Jakarta Hasilk...
Ketahanan Pangan

Urban Farming Vertikal di Atas Lahan Terbatas Jakarta Hasilkan 3 Ton Sayur per Bulan

Urban Farming Vertikal di Atas Lahan Terbatas Jakarta Hasilkan 3 Ton Sayur per Bulan
Keterbatasan lahan di Jakarta mendorong munculnya inovasi pertanian vertikal yang memanfaatkan bangunan bekas di area Kemayoran. Sebuah startup lokal mengembangkan sistem hidroponik vertikal bertingkat dengan pencahayaan LED hemat energi. Dalam satu siklus panen, hasil mencapai 3 ton sayur seperti selada dan bayam. Dampaknya, masyarakat sekitar dapat mengakses sayuran segar dengan harga lebih terjangkau, sekaligus mengurangi jejak karbon transportasi. Ke depan, model ini dapat direplikasi di kota-kota besar lain dengan lahan terbatas, dan memiliki potensi dikombinasikan dengan energi surya untuk mengurangi biaya operasional.