Beranda / Modern Farming / Teknologi 'Solar-powered Cold Storage' untuk Petani Hortikul...
Modern Farming

Teknologi 'Solar-powered Cold Storage' untuk Petani Hortikultura di NTT

Teknologi 'Solar-powered Cold Storage' untuk Petani Hortikultura di NTT
Petani hortikultura (sayur dan buah) di Nusa Tenggara Timur (NTT) sering mengalami kerugian akibat produk yang cepat busuk karena tidak adanya fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) di daerah pedesaan, serta ketiadaan listrik yang stabil. Solusi inovatif diterapkan dengan pengadaan cold storage bertenaga solar (panel surya). Unit ini dirancang modular, menggunakan energi dari panel surya untuk menjaga suhu rendah, sehingga produk dapat disimpan lebih lama sebelum dijual atau didistribusi. Dampak ekonomi langsung: mengurangi kehilangan pasca panen hingga 40%, meningkatkan harga jual karena produk dapat ditawarkan dalam kondisi lebih baik, dan memperpanjang masa distribusi. Dampak lingkungan: menggunakan energi terbarukan, mengurangi emisi. Potensi replikasi sangat tinggi untuk daerah-daerah terpencil atau kepulauan di Indonesia dengan masalah ketahanan pangan dan akses energi. Teknologi ini dapat dikembangkan dengan skema pembiayaan bersama (cooperative) bagi kelompok tani dan integrasi dengan sistem transportasi berpendingin.