Beranda / Ekologi Terapan/Inovasi Hayati / Teknologi 'Mikroalga Skala Rumah Tangga' Ubah Limbah Dapur J...
Ekologi Terapan/Inovasi Hayati

Teknologi 'Mikroalga Skala Rumah Tangga' Ubah Limbah Dapur Jadi Pakan Ternak Bergizi

Teknologi 'Mikroalga Skala Rumah Tangga' Ubah Limbah Dapur Jadi Pakan Ternak Bergizi
Sampah organik rumah tangga, terutama sisa sayuran dan buah, seringkali berakhir di TPA dan menghasilkan emisi metana. Di sisi lain, peternak kecil kerap kesulitan mendapatkan pakan berkualitas dengan harga terjangkau. Untuk mengatasi dua masalah sekaligus, peneliti dari Universitas Padjadjaran mengembangkan bioreaktor mikroalga skala rumah tangga yang sederhana dan murah. Bioreaktor ini menggunakan limbah organik cair sebagai medium untuk menumbuhkan mikroalga jenis Spirulina, yang kaya protein, vitamin, dan antioksidan. Cara kerjanya, limbah dapur dicacah dan difermentasi menjadi nutrisi cair, kemudian dimasukkan ke dalam bioreaktor transparan berisi kultur Spirulina. Dengan bantuan sinar matahari, mikroalga tumbuh subur dalam beberapa hari dan dapat dipanen sebagai pakan ternak unggas atau ikan. Inovasi ini telah diuji di beberapa kelompok wanita di Jawa Barat, menunjukkan peningkatan berat badan ayam dan ikan serta pengurangan volume sampah organik rumah tangga hingga 40%. Dampaknya adalah terciptanya ekonomi sirkular di tingkat rumah tangga, di mana 'sampah' diubah menjadi sumber daya bernilai ekonomi. Teknologi ini sangat aplikatif dan mudah direplikasi di perdesaan maupun perkotaan. Potensi pengembangannya adalah integrasi dengan akuaponik atau sistem pertanian terpadu lainnya, serta eksplorasi jenis mikroalga lain untuk kebutuhan pakan yang lebih spesifik.
Organisasi: Universitas Padjadjaran