Ekologi Terapan/Inovasi Hayati
Teknologi Biochar dari Limbah Kayu untuk Merehabilitasi Lahan Bekas Tambang
15 Mei 2026, 00:00
Kalimantan, Indonesia
11 views
Lahan bekas tambang di Kalimantan sering mengalami degradasi berat, dengan tanah yang kehilangan kesuburan dan kemampuan menyimpan air, menghambat revegetasi dan restorasi ekosistem. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah penelitian kolaboratif antara universitas dan NGO menguji aplikasi biochar yang dibuat dari limbah kayu lokal. Biochar adalah material karbon yang dibuat melalui pirolisis (pembakaran pada suhu tinggi tanpa oksigen) dari biomassa, yang dapat meningkatkan kapasitas tanah menahan air, nutrisi, dan mendukung mikroorganisme.
Teknologi ini diterapkan pada plot lahan eks tambang dengan mencampurkan biochar ke dalam tanah sebelum penanaman pohon lokal. Biochar berfungsi sebagai 'penyelamat tanah', memperbaiki struktur fisik dan kimia tanah yang rusak. Proses produksi biochar juga memberikan nilai tambah dari limbah kayu yang sebelumnya tidak terpakai, menciptakan ekonomi sirkular di sekitar lokasi rehabilitasi.
Dampak awal menunjukkan pertumbuhan vegetasi yang lebih cepat dan sehat dibanding area tanpa treatment. Dari sisi lingkungan, teknologi ini mendukung restorasi ekosistem dan penyerapan karbon. Dari sisi sosial ekonomi, ia membuka peluang usaha pengolahan limbah kayu menjadi produk bernilai. Potensi replikasi sangat besar untuk berbagai lahan terdegradasi di Indonesia, baik bekas tambang, kebakaran hutan, atau lahan marginal, sebagai solusi rendah biaya dan berbasis bahan lokal untuk rehabilitasi lingkungan skala besar.
Organisasi: universitas, NGO