Beranda / Teknologi Ramah Bumi / Startup Indonesia Kembangkan Bahan Kemasan Makanan dari Rump...
Teknologi Ramah Bumi

Startup Indonesia Kembangkan Bahan Kemasan Makanan dari Rumput Laut yang Terurai dalam 8 Minggu

Startup Indonesia Kembangkan Bahan Kemasan Makanan dari Rumput Laut yang Terurai dalam 8 Minggu
Krisis sampah plastik, terutama kemasan sekali pakai, mencemari lingkungan darat dan laut Indonesia. Plastik konvensional membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai. Menjawab masalah ini, startup lokal Evoware (sekarang bagian dari GREENFILL) berinovasi dengan menciptakan bahan kemasan makanan yang terbuat dari rumput laut. Bahan ini sepenuhnya biodegradable, bahkan dapat dimakan, dan terurai di tanah hanya dalam waktu 4-8 minggu. Inovasi ini memanfaatkan rumput laut yang dibudidayakan secara berkelanjutan oleh petani rumput laut di pesisir Indonesia. Proses produksinya relatif rendah energi dan tidak menggunakan bahan kimia berbahaya. Produk yang dihasilkan berupa bungkus makanan, sachet bumbu, dan kemasan lainnya yang aman untuk makanan kering. Selain ramah lingkungan, kemasan ini juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani rumput laut. Dampaknya signifikan: mengurangi ketergantungan pada plastik berbasis fosil, menekan volume sampah non-biodegradable, dan mendukung ekonomi biru (blue economy) berbasis sumber daya laut yang terbarukan. Produk ini telah digunakan oleh beberapa merek makanan dan minuman di Indonesia. Potensi pengembangannya sangat besar, baik untuk perluasan pasar domestik maupun ekspor, seiring dengan meningkatnya kesadaran global akan keberlanjutan. Inovasi ini menjadi bukti bahwa solusi untuk masalah plastik bisa berasal dari sumber daya alam lokal yang melimpah.
Organisasi: Evoware, GREENFILL