Beranda / Risiko & Mitigasi / Sistem Peringatan Dini Banjir Rob Berbasis AI dan Warga di P...
Risiko & Mitigasi

Sistem Peringatan Dini Banjir Rob Berbasis AI dan Warga di Pesisir Semarang

Sistem Peringatan Dini Banjir Rob Berbasis AI dan Warga di Pesisir Semarang
Kota pesisir seperti Semarang terus-menerus dilanda banjir rob (genangan air laut) yang semakin parah akibat penurunan muka tanah (subsidence) dan kenaikan muka air laut. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga, sebuah konsorsium perguruan tinggi dan BPPT mengembangkan sistem peringatan dini berbasis kecerdasan buatan (AI). Sistem ini mengintegrasikan data sensor pasang surut, prakiraan cuaca, data satelit, serta laporan partisipatif dari warga melalui aplikasi seluler. Algoritma AI memprediksi waktu, lokasi, dan tinggi genangan dengan akurasi yang lebih baik, lalu mengirimkan peringatan langsung ke ponsel warga dan posko setempat beberapa jam sebelum rob terjadi. Dampaknya, warga memiliki waktu lebih banyak untuk mengamankan barang berharga dan merelokasi kendaraan, mengurangi kerugian materiil. Sistem berbasis komunitas dan teknologi ini menjadi model adaptasi cerdas yang dapat diterapkan di ratusan kota pesisir Indonesia yang menghadapi ancaman serupa, memitigasi risiko bencana terkait iklim.
Organisasi: BPPT