Ekologi Terapan/Inovasi Hayati
Mikoriza dan Bakteri Lokal untuk Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang
24 Agustus 2026, 00:00
Kalimantan Timur, Indonesia
9 views
Lahan bekas tambang di Kalimantan Timur umumnya memiliki pH rendah, unsur hara minim, dan tingkat toksisitas logam tinggi. Revegetasi sering gagal karena bibit tidak mampu bertahan di tanah kritis.
Peneliti IPB University dan BRIN mengembangkan konsorsium fungi mikoriza arbuskula dan bakteri pelarut fosfat untuk menginokulasi bibit tanaman lokal. Teknologi ini membantu akar menyerap air dan hara lebih baik sehingga pertumbuhan bibit meningkat.
Di lapangan, bibit bermikoriza menunjukkan tingkat hidup lebih tinggi dibandingkan bibit tanpa perlakuan. Ke depan, produksi inokulum massal bisa menjadi industri pendukung restorasi tambang di seluruh Indonesia.
Organisasi: IPB University, BRIN